Sunday, March 24, 2013

Ternyata Benar...

Aku pernah punya pemikiran akan hal yang aku lihat, kadang bagus juga kalau dijadikan film, karena kadang pemandangan dan pemikiran kita sejalan dan memang bagus kalau bisa diabadikan sebagai momen berupa film. Ternyata benar. Seperti tadi, waktu baru pulang dari Basko, aku jalan kaki dari Basko ke rumah, dan kebetulan jalan pulangnya lewat kali yang pemandangannya nggak bakal kamu jumpai di komplek perumahanmu karena, menurutku diantara rumah-rumah yang ada, tetap komplek rumahku yang punya pemandangan terbaik B-) #well no offense.

Haha, balik ke topik, sepanjang jalan aku mikirin quotes-quotes dan pengalaman yang aku dan Baboon bagi hari ini, saat itu juga untuk beberapa quotes aku mengadahkan kepalaku ke langit dan tertegun, awannya cantik sekali :) pas dengan quotesnya. Terus saat aku kembali menelusuri jalanan, air-air di kali tertiup oleh angin menciptakan arus dan bunyi yang khas karena bertabrakan dengan tepi kali, benar-benar serasa di film, ditambah lagi angin yang berhembus sesuai dengan ritme dan sesuai dengan alur cerita yang kupikirkan di kepalaku. Benar-benar luar biasa. Ditambah lagi aku menikmati semua keindahan di jalanan pulang itu sendirian. Tanpa mengkhawatirkan apapun, tanpa memikirkan hal lain, hanya mengulang beberapa cerita di kepala dan memikirkan quotes-quotes yang terlintas.

Aku sadar, hidup itu terkadang terlalu indah. Ya, indah. Sampai ada saja masalah yang datang menghampiri tanpa diketahui waktunya. We'll never know.

It's Just Today

Hari ini aku ketemuan sama That-One-Creature-Who-Knows-Everything-About-Me-Since-I-Was-Just-Born....ituuuu si Aisha Salsabilla a.k.a Baboon. Kami bicarain banyak hal tadi, saking banyaknya aku lupa mau mengutip pembicaraan darimana, tapi mungkin bisa disimpulkan beberapa hal yang aku dapat dan aku tambahkan tentang hari ini.

Pertama, dapat disimpulkan kalau kehidupan SMA kami sekarang benar-benar jauh dari apa yang kami lakukan saat kami masih duduk di SMP, maksudnya dulu kami nggak pernah panik akan masalah belajar. Entah kenapa sekarang jadi ikut-ikutan ngejar target juga padahal entah apa yang dikejar -_- kebetulan apa yang aku minati sama Baboon itu gak beda kok, masih dalam lingkup perfilman, dan aku tau kemana aku akan masuk nantinya. So, what am I fighting for? Masa SMP kami benar-benar hanya main saja setiap hari, download video, nonton film dan menggilai seorang artis..atau beberapa artis --". Tapi hasil belajar juga nggak jelek kok, entah kenapa sekarang aja bodohnya -__-. What the hell is going on here?

Kedua, kami sama-sama nggak suka orang yang terlalu meprioritaskan dirinya untuk dihargai oleh orang lain, maksudnya some kind of "that-one-girl-who-is-always-looking-up-for-respect-from-everyone", dan di sekolahku ada orang yang seperti itu juga, intinya kami nggak suka orang yang terlalu memprioritaskan dirinya dalam sosial atau dalam hal apapun. It's just like you don't even know what others would say about you.

Ketiga, kami sama-sama punya sifat "I'm not that strong, guys". Ya, kami nggak sekuat kelihatannya. Aku sama Baboon punya satu kesamaan yaitu selalu ingin bikin orang tersenyum, dan kadang-kadang kami lelah harus menjadi tegar tiap saat bagi orang yang butuh dan lelah harus menjadi kuat saat kami tidak kuat. Bukannya sok tegar tapi kami tidak bisa menampakkan sosok lemah itu, mungkin karena sudah menjadi sifat pembawaan. Intinya kami jarang menangis, but when we do, we cry for a fucking reason. Air mata kami mahal, nggak keluar untuk hal-hal remeh.

Keempat, kami belajar bahwa pada akhirnya kita memang akan menjalani hidup itu sendirian. Realita sosial itu kebanyakan seperti film Drama Queen, kebanyakan yang palsu hanya untuk mendapatkan sandaran sesaat padahal akhirnya ia hanya akan menjalani hidup sendirian. Orang yang kuat adalah orang yang biasanya menjadi sandaran bagi orang lain, atau biasanya disebut sebagai pelarian. Karena mereka lah yang sadar kapan seseorang itu berlaku real dan kapan seseorang itu hanya menjadikan kita sebagai sasaran/media penyelamatan diri. Sakit memang, tapi biasanya seseorang yang menjadi pelarian itu bisa dengan gampangnya membaca sebuah situasi because they know everything. Wah jadi curhat -_-

Kelima, kenapa ada orang yang terus men-judge selera orang lain padahal mereka tau tak ada yang bisa mereka lakukan atas hal itu. Misalnya saja seseorang yang menyukai suatu groupies atau soloist musik tetapi menjadi bahan judge-mental karena seleranya yang menurut dirinya kampungan. Well, semua orang punya taste yang berbeda, maksudnya selera memang berbeda tapi please, mengejek nggak bakal menyelesaikan masalah. Kalau boleh dibawa ke kehidupan sehari-hari banyak kan dari kita yang suka men-judge orang dengan seolah-olah meremehkan orang lain. Kadang, apapun yang dilakukan orang itu toh nggak akan membawa dampak buruk buat kita, kalau tidak suka pun cukup dipendam saja, tidak usah disebutkan atau jika memang ingin menyebutkan, ceritakan saja ke orang-orang terdekat saja yang bisa menjaga omonganmu tadi.

Yah, itulah beberapa hal yang aku bisa simpulkan dari pertemuan super dan singkat kami tadi -_-
By the way, aku makan banyak hari ini, aku akui aku terlalu konsumtif juga -___-
Haha.

Saturday, March 23, 2013

Candor

Tadi iseng-iseng ikut quiz yang dapat dari hasil googling, intinya quiz itu buat nentuin kita termasuk lambang yang mana dari 5 lambang yang ada di novel Insurgent karangan Victoria Roth. Yah dan hasilnya aku adalah seorang Candor (The Honest) lambangnya timbangan. Menurut penjabaran atau deskripsinya dapat dikatakan bahwa aku seperti ini:

"You believe that speaking the truth and knowing the truth are essential to a peaceful and working society. There is no use in building societies and communities when the foundations are made of lies. The truth holds all the power, you believe sincerely. You find it easy to spot it when somebody withholds the truth from you, and you are always determined to see the truth behind all the lies. You believe that a true relationship is based on truth, and you will tell your friends and loved ones exactly what you think and how you are feeling at all times, and you expect them to do the same, no matter how much the truth might hurt someone. You believe that the truth is always kinder than lies. However, the candor can sometimes be prone insensitivity towards other people."

Hmm, FYI, sifat yang kita dapat adalah hasil dari jawaban yang benar-benar kita pilih dari hati karena setiap jawaban yang kita pilih mencerminkan bagaimana sifat pembawaan kita yang sebenarnya. Syukur saja ternyata sifat pembawaanku selama ini masih tergolong The Honest :)
Dan aku rasa, penjelasannya sangat benar..........................

Gimana Kalau...

Gimana kalau masing-masing dari kita tidak usah peduli dengan situasi yang ada...
Kelihatannya seru ya :)

Wednesday, March 20, 2013

Autumn Leaves

Halo. Mau ngasih tau, hari ini selain berkesan lagi, karena dilewatin bareng SAKIJOK, juga mau ngasih tau kalau lagu Ed Sheeran yang judulnya Autumn Leaves bagus banget :)
Nenangin jiwa.
Yup.
Here's the lyrics:

Another day another life
Passes by just like mine
It's not complicated


Another mind
Another soul
Another body to grow old
It's not complicated


Do you ever wonder if the stars shine out for you?
Float down
Like autumn leaves
Hush now
Close your eyes before the sleep
And you're miles away
And yesterday you were here with me


Another tear
Another cry
Another place for us to die
It's not complicated


Another life that's gone to waste
Another light lost from your face
It's complicated


Is it that it's over or do birds still sing for you?
Float down
Like autumn leaves
Hush now
Close your eyes before the sleep
And you're miles away
And yesterday you were here with me


Ooh how I miss you
My symphony played the song that carried you out
Ooh how I miss you
And I, I miss you and I wish you'd stay


Do you ever wonder if the stars shine out for you?
Float down
Like autumn leaves
Hush now
Close your eyes before the sleep
And you're miles away
And yesterday you were here with me


Ooh oh, ooh oh
Ooh oh, ooh oh

Touch down
Like a seven four seven
Stay out and we'll live forever now

Tuesday, March 19, 2013

Orang yang Bodoh Itu...

Menurutku, kriteria orang yang bodoh itu adalah orang yang termakan oleh ucapannya sendiri. Maksudku, ya tiap orang yang pernah berkomitmen dan komitmen itu terucap lalu tiba-tiba dia termakan oleh komitmen dan kata-katanya sendiri itulah yang menurutku adalah kriteria orang yang bodoh. Ntahlah. Mungkin aku salah satu dari orang yang bersifat Commitment Issues. Kalau di Sims 3, saat kita sedang menciptakan karakter baru, maka terdapat sifat Commitment Issues yang artinya sekali berkomitmen atas suatu hal, maka tidak ada jalan untuk kembali. Aku memang jarang berkomitmen. Jujur saja ya..Tapi sekali aku berkomitmen maka tidak ada yang bisa mengehentikan aku atau menasehati atas hal yang aku komitmenkan tersebut. Mungkin ini punya dampak baik dan buruk. Bukan mungkin lagi tapi pasti, dan menurutku lebih banyak membawa dampak positif, karena tidak semua orang berkomitmen atas hal-hal yang negatif. Jika seseorang berkomitmen atas suatu hal negatif, maka mungkin iya memiliki pengalaman buruk atas hal yang dikomitmenkannya itu. Ya, mengerti sajalah.

Kembali ke topik kriteria orang bodoh tadi, mungkin aku pernah membuat komitmen kecil-kecilan dan bukanlah suatu hal yang serius dan mungkin aku pernah termakan oleh kata-kata atau komitmenku tersebut. Tapi, ntahlah, bagaimana pandangan orang ke aku, ya sejauh ini belum pernah ada yang berkata kalau aku termakan kata-kata sendiri. Jujur saja, jika aku merasa aku termakan kata-kata sendiri aku akan langsung bercerita ke orang dan merasa bersalah. Karena komitmen itu merupakan sesuatu hal yang sudah seperti sebagian dari harga diri buatku. Ntahlah kalau kamu merasa aku terlalu berlebihan soal ini, atau mungkin terlalu menilai diriku hebat dalam bidang komitmen. Sekali lagi aku tekankan ini zona konspirasi, apapun bisa terjadi, apapun bisa terketikkan, apapun bisa kukatakan, apapun bisa tersebar.

Ya, intinya kita hanya perlu koreksi diri masing-masing saja, karena aku tidak menyudutkan siapa-siapa dalam entry ini, ini hanya sebatas pemikiranku.

Terlalu Banyak

Hai..iya sudah Bulan Maret saja..
Apa?? Oh, kehidupanku baik-baik saja..
Banyak yang terjadi semenjak hari terakhir aku tidak membuat entry lagi.
Banyak. Terlalu banyak.
Terlalu banyak yang berubah. Iya. Tapi tidak ada yang bisa disalahkan.
Terlalu banyak quotes yang tidak tertuliskan, bahkan mungkin hanya terdengar dan terlupakan.
Terlalu banyak tanggal-tanggal berarti yang tidak sempat terceritakan di sini, mungkin hanya terjadi dan berlalu begitu saja.
Terlalu banyak yang terjadi, tapi hanya terjadi dan tidak mungkin terulang lagi.